Admin Ducotile No Comments

Kelebihan Dan Kekurangan Atap Dak Beton

Pembangunan jenis-jenis rumah tinggal biasanya akan mengacu pada desain dan konsep yang akan digunakan. Desain ini akan menentukan pemilihan material hingga atap rumah yang sesuai. Salah satu jenis atap yang cukup populer dalam pembangunan rumah tinggal adalah atap dak beton. Beton merupakan salah satu bahan-bahan dalam membangun rumah yang serba guna. Meskipun sering kali digunakan sebagai material pembuat struktur bangunan, bukan berarti beton tidak dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk material non struktur seperti atap.

Aplikasi atap dak beton memang semakin marak, namun sebelum menggunakan jenis atap ini sebaiknya Anda mengenali terlebih dahulu kelebihan dan kekurangan atap dak beton. Berikut ini adalah beberapa keuntungan dari penggunaan atap dak beton, yakni:

  • Kelebihan pertama yang dimiliki oleh atap beton adalah atap ini sangat serba guna. Atap dak beton dapat digunakan sebagai lantai, salah satunya diamanfaatkan sebagai pembuatan taman. Anda dapat melihat cara membuat taman diatas atap yang baik dan benar.
  • Mempermudah penambahan lantai. Karena bentuknya yang datar, atap ini dapat mempermudah proses penambahan lantai. Sehingga bila dikemudian hari Anda ingin menambah dua lantai, maka Anda tidak perlu repot-repot membongkar bagian atap.
  • Memiliki daya tahan kuat. Selain multifungsi, jenis atap ini juga termasuk ke dalam atap yang kuat dan tidak mudah rusak. Terlebih menghadapi berbagai macam cuaca serta terpaan angin yang tinggi.
  • Mudah dibersihkan. Membersihkan atap dak beton ternyata terbilang cukup mudah, lho! Cukup dengan menggunakan alat kebersihan rumah dan Anda dapat dengan leluasa membersihkan bagian atap. Selain itu biaya perawatannya pun jauh lebih murah dibandingkan dengan jenis atap yang lain.
  • Bergaya modern. Atap dak beton merupakan atap modern yang aplikasinya sangat cocok diterapkan pada rumah minimalis sederhana dan berbagai desain rumah minimalis lainnya..
  • Dapat menghalau panas. Dengan menggunakan atap beton, maka suhu udara di dalam ruangan akan tetap terjaga sejuk.
  • Tidak mudah terbakar. Atap dak beton cenderung tidak mudah terbakar. Hal ini dikarenakan oleh penggunaan material beton sebagai bahan dasarnya.
  • Proses finishing mudah. Proses finishing atap dak beton dapat dilapisi dengan warna cat rumah yang indah dan sejuk.

Disamping kelebihan yang dimiliki oleh atap dak beton, terdapat juga berbagai jenis kekurangan yang perlu Anda ketahui. Berikut ini adalah kekurangan atap dak beton, yakni:

  • Proses pembuatan rumit. Sayangnya, proses pekerjaan pembuatan atap dak beton masih tergolong rumit. Sehingga Anda membutuhkan perhitungan yang benar-benar rinci ketika proses pembuatan berlangsung. Selain itu dari segi biaya, pembuatan atap dak beton terbilang mahal dibandingkan dengan jenis-jenis atap rumah lainnya.
  • Menghadirkan banyak limbah. Pada saat proses pembuatan atap, akan menghasilkan banyak limbah pekerjaan berupa cetakan bekisting.
  • Sering kali terjadi kebocoran. Atap dak beton memang dikatakan lebih rentan mengalami kebocoran. Hal ini bisa saja dipicu oleh proses pembuatannya yang kurang sempurna.
  • Mudah diserang lumut. Apabila Anda tidak membersihkan atap ini secara rutin, maka atap akan dengan mudah terserang lumut.
  • Banyak menampung sampah. Karena bentuknya yang datar, atap ini justru menampung banyak sampah seperti sampah daun, plastik dan sebagainya.
  • Kelembaban ruangan tinggi. Pada ruangan yang menggunakan atap dak beton biasanya memiliki tingkat kelembaban yang cukup tinggi. Sehingga penggunaan atap ini tidak cocok pada ruangan yang sempit. Ruangan ini biasanya dipasangkan macam-macam ventilasi rumah.

Sumber : https://rumahlia.com/perawatan/atap/kelebihan-dan-kekurangan-atap-dak-beton

Admin Ducotile No Comments

Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali

Bentuk pondasi ditentukan oleh berat bangunan dan juga kondisi tanah di sekitar bangunan. Sedangkan untuk kedalaman pondasi akan ditentukan dari letak tanah padat yang mendukung pondasi. Jika terletak di tanah miring lebih dari 10%, maka pondasi bangunan harus dibuat rata atau dibentuk tangga dengan bagian bawah dan atas yang rata. Jenis pondasi sendiri terdiri dari dua yakni pondasi dangkal dan pondasi dalam.

ads

Pondasi dangkal merupakan pondasi yang dipakai pada kedalaman 0.8 hingga 1 meter sebab daya dukung tanah sudah mencukupi. Pndasi dangkal, langsung atau stahl ini biasa memakai material batu kali, batu gunung atau beton tumbuk yang masing masing memiliki plus minus berbeda. Untuk ulasan kali ini, kami akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan pondasi batu kali yang sangat penting untuk anda ketahui.

Apakah Pondasi Batu Kali?

Pondasi batu kali merupakan jenis pondasi yang terbuat dari struktur batu kali yang disusun sehingga menjadi bangunan yang lebih kokoh untuk menopang beban di atasnya seperti hunian atau rumah. Cara membangun pondasi rumah batu kali mempunyai kedalaman antara 60 sampai 80 cm dengan lebar yang disesyaikan dengan kedalaman pondasi.

Jenis pondasi ini bisa dan kuat untuk menopang rumah yang mempunyai beban tidak terlalu berat seperti rumah berlantai satu. Sesudah mengetahui penjelasan tentang pondasi batu kali, berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan pondasi batu kali yang harus diketahui.

Kelebihan Pondasi Batu Kali

Ada beberapa kelebihan yang bisa diperoleh ketika rumah atau bangunan menggunakan jenis pondasi rumah batu kali, beberapa di antaranya adalah:

  1. Risiko Kebocoran Lebih Kecil

Keuntungan pertama dari pondasi batu kali adalah rumah rumah yang di bangun di atasnya memiliki risiko banjir atau kebocoran yang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan jenis pondasi lainnya. Ini tentunya bisa menciptakan lingkungan yang lebih sehat dibandinkan dengan rumah yang dibangun pada jenis pondasi lain karena lebih rentan terhadap kebocoran gas, banjir dan juga jamur

  1. Menguatkan dan Mempertahankan Masa Bangunan

Batu kali merupakan salah satu jenis pondasi yang awet dan kuat sehingga bangunan yang didirikan di atasnya juga bisa lebih tahan lama jika dibandingkan dengan menggunakan jenis pondasi lainnya meski tidak cocok digunakan untuk jenis pondasi rumah panggung.

  1. Kebutuhan Anggaran Biaya Pembuatan yang Rendah

Sama seperti cara membangun pondasi rumah batu bata, batu kali yang biasanya dipakai untuk mendukung bangunan memiliki konstruksi yang sederhana dan juga berada pada lahan yang stabil. Ukuran kedalaman galian tanah yang sering digunakan berkisar antara 50 sampai 80 cm dengan tambahan pasir dan semen. Mengingat bahan bahan baku yang digunakan untuk membuat pondasi batu kali ini tidak terlalu kompleks, maka biaya yang dibutuhkan untuk membangun pondasi batu kali ini juga tidak terlalu banyak atau lebih rendah dibandingkan dengan beberapa jenis pondasi lainnya.

  1. Waktu Pengerjaan Relatif Cepat

Kelebihan dari jenis jenis batu alam yang digunakan untuk bahan bangunan yakni pondasi batu kali berikutnya adalah waktu pengerjaan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan pondasi lainnya. Pada prinsipnya, konstruksi pondasi batu kali hampir sama dengan batu bata. Namun yang menjadi pembeda hanya dari materialnya saja. Pemasangan pondasi batu kali juga lebih cepat kering dibandingkan pondasi lainnya sehingga lebih cocok digunakan pada rencana pembangunan yang butuh efisiensi waktu yang tinggi.

  1. Mempunyai Konstruksi Lebih Sederhana

Kelebihan lain dari pondasi batu kali adalah konstruksinya yang sederhana dan pengerjaan pondasi juga bisa dilakukan langsung di tempat pembuatan. Dimulai dari penggalian tanah, pembuatan adukan perekat hingga penyusunan batu kali, semuanya dilakukan dengan cara yang sederhana berbeda dengan pondasi lain yang jauh lebih rumit. Karena kemudahan dalam pembuatan pondasi batu kali, maka juga tidak dibutuhkan penggunaan bantuan alat alat berat dalam pembuatannya.

  1. Menahan Goncangan Lebih Baik

Untuk mendukung proyek pembangunan rumah, batu kali biasanya akan dipakai pada ketinggian kurang dari 10 meter seperti untuk cara membangun rumah tahan gempa. Kemampuan batu kali yang bisa menahan beban berat tentu sangat diunggulkan dibandingkan pondasi yang lain hingga sekarang ini.

Terlebih lagi, pemasangan pondasi batu kali yang dikombinasikan dengan teknik pemasangan strauss pile atau bor pile, beton cakar ayam bisa menahan goncangan pada saat terjadi getaran dari dalam tanah atau getaran yang ditimbulkan dari lingkungan sekitar. Selain itu,kekuatan dari pondasi juga bertujuan untuk mengamankan kekokohan berdirinya sebuah bangunan.

  1. Bisa Disesuaikan Dengan Lebar yang Diinginkan

Batu kali jenis batu belah sangat baik digunakan untuk pondasi menerus dan juga pondasi umpak atau tua sebab batu ini biasanya berasal dari letusan batu yang ikut keluar dari perut bumi pada saat terjadi letusan gunung dalam cara membangun rumah secara bertahap.

Batu kali jenis ini nantinya bisa digunakan sebagai bahan pondasi mengikuti lebar yang diinginkan secara rapi sehingga porsi beban yang diterapkan pada pondasi semakin maksimal.

Jenis batu kali ini sangat baik digunakan untuk pondasi rumah keras, bersih dan tidak lapuk yang nantinya akan dipceah pecah menggunakan palu dengan sisi sisi tajam.

 

Kekurangan Pondasi Batu Kali

Meski memiliki beberapa kelebihan, namun pondasi batu kali juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  1. Menimbulkan Retakan

Pergeseran tanah, akar pohon invasif dan juga gempa bumi yang terjadi bisa menimbulkan masalah serius pada rumah yang dibangun di atas pondasi batu kali sehingga menjadi penyebab dinding rumah retak struktur. Setiap retakan yang terjadi pada pondasi akan menyebabkan masalah besar jangka panjang tang sering sulit atau mahal untuk diperbaiki.

  1. Kurang Bisa Saling Mencengkeram

Kekurangan dari batu kali khususnya batu gunung adalah membuat batu kurang saling mencengkeram antara satu dengan lainnya ketika dipasang. Hal ini disebabkan karena batu kali merupakan kesatuan dari batu bulat yang dipakai untuk membuat pondasi lokasinya terpendam di dalam tanah dan bentuknya yang bulat serta bisa berlumut sehingga kurang melekat ketika digunakan.

Kekurangan Lainnya

Selain beberapa kekurangan batu kali di atas, ada beberapa kekurangan lain yang bisa terjadi ketika menggunakan batu kali sebagai pondasi, seperti:

  • Daya dukung tidak terlalu kuat meski layak digunakan untuk menahan beban bangunan sederhana.
  • Tidak cocok digunakan untuk mendukung bangunan bertingkat.
  • Hanya bisa diaplikasikan pada kondisi tanah di area pembangunan stabil.
  • Tingkat ketahanan tidak terlalu baik khususnya jika sering terendam air.

Demikian ulasan dari kami tentang beberapa kelebihan dan kekurangan pondasi batu kali untuk rumah atau bangunan, semoga bisa menambah informasi khususnya bagi anda yang sedang merencanakan membangun rumah.

Sumber : https://rumahlia.com/desain/kelebihan-dan-kekurangan-pondasi-batu-kali

Admin Ducotile No Comments

8 Material Penutup Dinding pada Rumah Tinggal

Dinding merupakan salah satu elemen konstruksi rumah yang memiliki peran penting. Tidak hanya itu, mendesain sebuah dinding rumah juga dapat dijadikan sebagai cara menyulap rumah biasa menjadi mewah. Daya tarik rumah akan meningkat ketika dinding rumah Anda dilapisi dengan berbagai material dinding yang indah dan rupawan. Selain itu trik ini juga dapat diterapkan di berbagai jenis-jenis rumah tinggal dnegan berbagai macam konsep. Jadi Anda tidak akan selalu ketergantungan menggunakan warna cat rumah elegan untuk meningkatkan keindahan rumah. Berikut ini adalah daftar material penutup dinding yang dapat Anda gunakan, simak!

  1. Batu Alam

Untuk Anda yang menginginkan rumah dengan nuansa alami dan kesan natural, batu alam lah material yang wajib Anda gunakan. Batu alam merupakan salah satu bahan-bahan dalam membangun rumah yang dapat memberikan kesan natural dan tampilan yang dekoratif karena setiap batu memiliki motif yang berbeda. Variasi jenis serta cara pemasangannya dapat menghasilkan berbagai macam pola dan motif yang menguatkan alasan mengapa batu alam wajib dimiliki dalam sebuah hunian. Namun pemakaian batu ini diutamakan untuk ruangan-ruangan utama dan bagian depan rumah. Salah satu jenis batu alam yang dapat Anda gunakan adalah batu paliman. Anda dapat membaca kelebihan dan kekurangan batu paliman sebagai referensi.

  1. Kayu

Siapa yang tidak mengenal material ini. Kayu sangat populer, tidak hanya sebagai material konstruksi bangunan namun juga sebagai bahan dasar perabotan dan sebagainya. Tidak hanya pada rumah minimalis sederhana kayu juga dapat ditemukan pada bangunan rumah mewah hingga desain rumah modern eropa. Kayu dapat digunakan sebagai material penutup dinding dengan berbagai macam cara. Anda bisa menata kayu dalam jajaran horizontal dalam berbagai variasi ketebalan. Fasad rumah akan tampak jauh lebih menarik dan indah. Selain itu, Anda juga dapat memainkan kayu dalam versi vertikal dan sebagainya. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai lantai rumah, Anda dapat membaca kelebihan dan kekurangan lantai kayu sebagai informasi.

  1. Beton

Bangunan yang menggunakan material penutup dinding beton sekarang sudah tidak terhitung jumlahnya. Biasanya pemiliki rumah memfurnish beton dengan menggunakan cat atau bahkan tanpa di poles sama sekali. Namun bagaimana jika rumah Anda terbuat dari batu bata namun fasad yang diinginkan adalah beton?  Gampang sekali! Cukup dengan memberikan lapisan semen pada dinding Anda. Perlu diingat bahwa lapisan semen ini dapat dibentuk atau dibuat motif sesuai dengan keinginan Anda. Anda dapat membuatnya bertekstur halus atau pun licin, dibuat dengan modul persegi dan sebagainya atau juga dibuat bertekstur. Caranya pun mudah. Cukup campurkan biji-biji atau kerikil ke dalam adukan semen, kemudian oleskan adukan tersebut pada dinding. Tunggu sampai kering dan hasil yang Anda inginkan pun telah di dapatkan.

  1. Marmer

Menggunakan marmer sebagai material dinding bukan suatu hal yang baru dan langkah. Aplikasi marmer pada rumah biasanya digunakan untuk bangunan-bangunan kelas atas atau bangunan mewah. Dengan menggunakan marmer, maka Anda dapat menghasilkan sebuah mozaik yang fantastis yang diciptakan oleh perpaduan corak, bayangan, gelap terang hingga terkstur yang indah ketika di pandang dari jarak jauh.  Tidak hanya sebagai penutup dinding, marmer dapat dimanfaatkan sebagai pelapis lantai. Anda dapat membacakelebihan dan kekurangan lantai marmer.

  1. Granit

Sama seperti marmer, granit juga memiliki tekstur yang keras serta tahan gesekan. Granit juga memiliki pori-pori yang kecil sehingga tahan terhadap air dan cuaca. Namun pilihan warna dan corak granit tidak memiliki varian yang beragam dibandingkan dengan marmer. Aplikasi granit beragam, dapat digunakna sebagi lantai atau pun dinding. Anda dapat membaca kelebihan dan kekurangan batu granit.

  1. Keramik

Keramik merupakan salah satu material yang memiliki ragam pilihan yang menarik serta harga yang murah. Sangat cocok untuk Anda yang menginginkan cara membangun rumah dengan dana minim. Ada yang memiliki bentuk persegi, segi enam, motif polos, bertekstur hingga mengkilap. Tampilan keramik pun ada pula yang menyerupai kayu, beton bahkan logam tua.

  1. Alumunium

Alumunium atau stainless steel dalam bentuk-bentuk lembaran juga dapat digunakan sebagai material penutup dinding rumah. Umumnya bahan ini sering ditemukan sebagai bahan pelapis dinding dapur karena memiliki sifat anti karat yang akan mempermudah Anda dalam perawatannya.

  1. Kaca

Siapa yang menyangka bahwa kaca juga dapat dimanfaatkan sebagai material penutup dinding. Penggunaan kaca dapat menegaskan kesan luas pada ruang. Menggunakan kaca memang suatu langkah yang riskan, untuk itu Anda dapat menggunakan jenis kaca tempered agar resiko bahaya dapat di minimalisir.

Selain mewarnai dinding rumah Anda terdapat berbagai macam material penutup dinding yang dapat Anda gunakan. Tertarik? Anda dapat mulai mendesain rumah dengan melibatkan material tersebut sehingga membuat rumah semakin menarik. Demikianlah, selamat mencoba!

Sumber : https://rumahlia.com/perawatan/dinding-tembok/material-penutup-dinding

 

Admin Ducotile No Comments

Membuat Pagar Balkon Minimalis

Anda mempunyai rumah dua lantai dan masih tersisa space untuk balkon? Jika memang minat untuk membangun balkon di lantai dua, proses dan tahapan dalam membuat balkon, khususnya jika ingin dikerjakan sendiri. Ada beberapa tahapan dalam mempersiapkan segala sesuatu sebelum mengerjakannya. Dalam membuat pagar balkon minimalis misalnya, berbeda dengan jenis balkon biasa dengan pagar seadanya. Biar ga salah dalam melakukan itu semua, berikut step by step dalam membangun sebuah balkon, seperti yang pernah saya kerjakan beberapa waktu di rumah sendiri.

Bentuk area yang ingin dibuat balkon
Beberapa balkon itu sendiri juga memiliki banyak sekali desain, misalnya saja balkon dengan bentuk lurus memanjang, balkon dengan bentuk letter U, kemudian berbentuk L, atau ada juga yang sengaja membangun balkon dengan konsep melengkung. Biasanya konsep melengkung ini merupakan pengecualian, karena biasanya diterapkan pada rumah di daerah perbukitan dengan kontur lahan yang tidak beraturan.

 

Mengapa bentuk area ini sangat penting? Tentunya dikarenakan banyak faktor, seperti misal berkaitan dengan banyaknya material yang akan digunakan. Makin luas area untuk membuat pagar balkon, tentunya jumlah material juga semakin banyak, apalagi kalo menggunakan material kayu pilihan, lumayan mahal harganya. Selain material untuk pagar, area yang akan digunakan untuk balkon tentunya juga membutuhkan atap sebagai peneduh, seperti layaknya teras rumah. Untuk balkon itu sendiri membutuhkan desain, apakah akan dibentuk semacam pergola dengan dominasi kayu berukuran besar, atau atap seperti biasa dengan memanfaatkan genteng.

Nah, setelah luas area dan jenis atap yang ingin digunakan sudah ditentukan, maka langkah selanjutnya adalah menentukan material pagar balkon tersebut.

Material pagar balkon
Jika diperhatikan, dalam dunia arsitektur terdapat beberapa material utama untuk menunjang sebuah desain, antara lain material kayu, besi, beton, dan material lain yang diperlukan. Untuk pagar balkon itu sendiri, yang paling sering digunakan adalah material dari kayu. Ketika ingin membuat pagar balkon minimalis yang terbuat dari kayu, dan kebetulan balkon tersebut letaknya diluar rumah, maka pemilihan jenis kayu haruslah tepat dan sesuai. Pilih jenis kayu yang kuat terhadap perubahan cuaca. Ada kalanya juga bisa dengan cara melapisi dengan cat atau pelitur, tergantung motif dan warna yang diinginkan. Untuk jenis kayunya sendiri, terdapat beberapa yang umum digunakan, misalnya kayu kamper atau jati. Kedua jenis kayu ini memang paling sering digunakan untuk keperluan arsitektur, sebut saja untuk daun pintu atau tiang. Setelah menemukan jenis kayu yang pingin dipakai sebagai pagar untuk balkon rumah, langkah selanjutnya adalah menentukan jenis dan desain dari pagar itu sendiri.

 

Jenis dan desain pagar untuk balkon
Untuk pagar balkon yang terbuat dari kayu, maka kita tidak bisa terlalu banyak melakukan custom dari bentuk pagar yang ingin dibuat. Berbeda jika kita pingin pagar yang terbuat dari besi tempat atau pipa, bisa kita las. Untuk kayu, kreasi yang paling sering dilakukan adalah membentuk batangan kayu tersebut dengan menggunakan alat mesin bubut. Kita bisa membentuk beberapa profil yang umum. Sebenarnya, masing masing material yang digunakan untuk pagar balkon atau rumah memiliki kekurangan dan kelebihan. Jika terbuat dari kayu, proses pengerjaannya mudah, tinggal dipaku atau disambung secara manual. Berbeda jika pagar tersebut terbuat dari besi, proses pengelasan mengharuskan untuk dilakukan ketika sedang membangun sebuah partisi atau pagar untuk balkon tersebut.

Apabila desain rumah Anda secara keseluruhan merupakan desain minimalis, ini memberikan keuntungan tersendiri, karena secara otomatis tidak perlu banyak konsep atau custom pada bahan kayu tersebut.

Ukuran pagar untuk balkon
Dari keterangan sebelumnya kan terdapat beberapa layout balkon, misalnya memanjang, letter U, letter L, atau melengkung. Dari luasan tersebut, maka kita bisa mengetahui jumlah material yang dibutuhkan, baik material utama berupa kayu, paku, cat, dan material pendukung lainnya sebelum memulai mengerjakan dan melakukan pemasangan pada pagar tersebut. Kebutuhan dari keseluruhan material sangat penting karena dikaitkan dengan besarnya biaya yang mesti dikeluarkan nantinya.

 

Mempersiapkan material yang ada
Setelah kebutuhan anggaran diketahui, maka langkah selanjutnya adalah mempersiapkan material kay dan lainnya. Anggap saja disini kita sudah melakukan hal tersebut. Jumlah batang kayu yang ingin dipasang, ukuran kayu yang sudah ditentukan, proses dan tahapan pemasangan, dan lainnya, maka tinggal di eksekusi. Dalam tahap mempersiapkan material untuk mulai membangun pagar, kalian bisa memisahkan atau bisa langsung dirangkai untuk kemudian langsung dipasang, tergantung proses kerja yang ingin dipilih.

Proses pengerjaan merangkai
Dalam tahap akhir ini, pengerjaan memasang atau merangkai harus dilakukan secara berurutan, dimana hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil terbaik. Demikian juga untuk proses finishing, pengecatan yang dilakukan pun juga harus hati hati. Mengapa? Karena proses pengecatan yang baik haruslah didahului dengan pemberian warna dasar dan juga jenis warna dan cat yang digunakan. Dikarenakan membuat pagar balkon minimalis semacam ini cukup rumit, hendaknya pengerjaan mulai dari awal hingga akhir dilakukan dengan cara yang benar agar hasilnya nanti bisa maksimal.

 

Sumber : https://indogriya.com/membuat-pagar-balkon-minimalis/

Admin Ducotile No Comments

Mau Rumah Makin Kece? Pakai 8 Model Jendela Minimalis Ini!

Sebuah hunian akan tampak tidak lengkap tanpa kehadiran salah satu elemen dasarnya yaitu jendela. Baik jendela kamar maupun jendela ruangan, elemen ruangan ini penting karena mendatangkan sirkulasi udara dan cahaya yang sehat. Model jendela rumah bisa sangat menentukan penampilan dan kecantikan sebuah rumah, dari tampilan eksterior maupun interiornya. Kini, ragam model jendela rumah dapat kita temui di mana saja, salah satunya model jendela minimalis.

Penasaran dengan bentuk-bentuk model jendela minimalis? Kania akan memberikan kamu 10 model jendela minimalis yang bisa kamu jadikan inspirasi untuk membuat rumahmu makin keren. Yuk langsung baca artikelnya!

  1. Model Jendela Minimalis Lengkung Klasik dan Romantis

Model jendela minimalis ini memiliki efek indah untuk sisi interior sebuah rumah secara langsung. Bentuk model jendela minimalis ini juga bisa dikondisikan supaya menonjol ke luar sehingga lebih banyak ruang gerak yang akan dimiliki di dalam rumah. Rumah-rumah di Eropa banyak yang menggunakan model jendela minimalis ini karena kesannya yang klasik dan juga biasanya dipadukan dengan tipe-tipe gorden jendela yang klasik.

Model jendela minimalis ini cocok jika diaplikasikan pada rumah-rumah yang memiliki tema interior klasik yang elegan dan mewah, seperti rumah bergaya Eropa. Paduan ini akan menambah kesan cantik dan elegan dari sebuah rumah dan juga tentunya paduan dengan model jendela minimalis ini akan lain daripada yang lain.

  1. Model Jendela Minimalis Double Hung

Model jendela minimalis double hung adalah model jendela minimalis yang sangat populer di luar negeri. Namun, model jendela minimalis ini kini juga sudah mulai menjadi tren di perumahan masyarakat Indonesia. Model jendela minimalis double hung cenderung praktis karena menggabungkan dua buah kaca jendela di dalam sebuah frame sehingga memiliki kesan yang lebih dinamis.

Penggunaannya digeser ke bawah atau ke atas, terdapat sekat sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi di dalam rumah seperti mengunci hawa panas atau dingin.

Model jendela minimalis double hung sudah ada cukup lama dan dapat dijadikan inspirasi model klasik favorit pada hunianmu. Sebenarnya model jendela minimalis ini juga dapat menggunakan satu layer jendela saja. Biasanya diterapkan pada model rumah yang minimalis sehingga tidak memerlukan dua kaca jendela untuk menghidupkan model jendela minimalis dengan model hung ini.

  1. Model Jendela Minimalis Transom

Pada model ini, daun jendelanya dapat dibuka selebar yang kita inginkan dan jendela otomatis akan tertahan. Model jendela minimalis jungkit ini praktis dan lebih fleksibel dan sangat cocok ditempatkan di berbagai area di rumah, termasuk juga untuk sebuah ruangan yang tinggi maupun rendah seperti kamar mandi atau toilet.

  1. Model Jendela Minimalis Lipat/Bi-fold

Ada suatu keunikan yang dimiliki dari model jendela minimalis layar lipat ini. Model jendela minimalis ini selain cocok untuk dijadikan inspirasi dalam memilih jendela, juga tidak akan menyimpan debu ataupun bulu-bulu hewan peliharaan yang kamu punya. Layar lipat yang ada pada model jendela minimalis ini juga berguna untuk memisahkan ruangan dalam satu ruang meskipun tidak berada di jendela minimalis, menjadi semacam sekat dalam ruangan.

  1. Model Jendela Minimalis Stationary

Berbeda dengan beberapa desain-desain jendela minimalis yang ada di atas, model jendela minimalis statis ini tidak memiliki bukaan sama sekali. Sesuai dengan namanya, model jendela minimalis statis lebih bersifat dekoratif dan sangat cocok ditempatkan di sudut-sudut ruangan.

Model jendela minimalis ini sangat memiliki kesan yang elegan, biasanya diletakkan pada ruangan-ruangan yang cukup tinggi dan juga cukup untuk memberikan penerangan pada suatu ruangan.

Umumnya, model jendela minimalis ini merupakan bagian dari rumah dengan arsitektur kontemporer, karena model jendela minimalis inni merupakan salah satu solusi pencahayaan yang paling strategis dan juga menambah kesan elegan pada sebuah hunian.

  1. Model Jendela Minimalis Frosted Window

Frosted window dirancang untuk diterapkan pada jendela hunian supaya memberikan tampilan kaca buram dan memberikan sedikit lebih privasi. Model jendela minimalis ini dapat dengan mudah kita jumpai di rumah-rumah kontemporer. Umumnya diletakkan di kamar mandi juga pada sudut-sudut kamar. Perawatannya pun tergolong jauh lebih mudah. Misalnya menggunakan kertas buram yang ditempel maupun dengan semprotan khusus untuk membersihkannya.

  1. Model Jendela Minimalis Geser

Mungkin kita sudah umum dengan model jendela minimalis geser ini karena memang kepraktisan dan efisiensi yang diberikannya sangat tidak memakan banyak ruang dan sangat memudahkan para penggunanya. Bukan hal yang mengherankan lagi bila di Indonesia model jendela minimalis ini masih menjadi salah satu pilihan model jendela minimalis yang jadi favorit.

Jendela yang satu ini umumnya digeser searah horizontal dan menumpuk pada sisi kaca yang lainnya. Model jendela minimalis inilah salah satu pilihan yang cocok untuk diterapkan pada tipe-tipe rumah dengan desain interior modern dan kontemporer.

  1. Model Jendela Minimalis Stained Glass

Di Indonesia, salah satu sebutan untuk model jendela minimalis stained glass ialah kaca patri. Model jendela minimalis ini merujuk pada sebuah model jendela dengan kaca yang berwarna. Kaca pada model jendela miniimalis ini dibuat dengan cara menambahkan garam metalik pada saat pembuatannya untuk memberikan sebuah warna dan ditambahkan beberapa potongan kaca kecil yang disusun membentuk pola atau gambar.

Model jendela minimalis ini dapat dengan mudah ditemukan di hunian-hunian dan tempat ibadah di Eropa, bahkan nilai sejarahnya yang tinggi karena model jendela minimalis ini sudah ada sejak abad pertengahan akhir.

Sumber :https://www.dekoruma.com/artikel/63385/model-jendela-minimalis

Admin Ducotile No Comments

Bata Ringan, Kelebihan Dan Kekurangannya Yang Wajib Diketahui

Hendak membangun rumah? Berarti Anda wajib mengenali satu per satu material rumah. Dengan mengetahui materialnya terlebih dahulu, Anda bisa mengukur resiko, kekuatan, dan cara perawatan yang benar. Sebelum membangun dan belanja material, Anda perlu mengenal jenis-jenis bata dan penggantinya sebagai material dinding. Salah satu material dinding yang belakangan menjadi tren dan idola adalah bata ringan atau hebel block.

Bata ringan terbuat dari campuran pasir kuarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, dan alumunium pasta. Bata ini adalah jenis bata yang dibuat secara modern di pabrik. Berbeda dengan bata merah konvensional yang dibuat secara manual oleh tangan-tangan pekerja. Bata ini menjadi idola para kontraktor bangunan dan mulai banyak digunakan di perumahan. Anda juga berminat menggunakan material ini? Sebelum itu, kenali dulu kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan Bata Ringan atau Hebel (Celcon)

  • Ringan

Sesuai namanya, bata ringan memiliki bobot yang enteng sehingga tidak membebani struktur. Kalau memakai bata biasa, akan lebih sulit untuk melakukan penambahan lantai atau meningkat rumah, karena dikhawatirkan struktur tidak kuat. Sedangkan untuk bata ringan, resiko struktur tidak kuat lebih kecil.

  • Lebih tahan air

Bata yang dibuat di pabrik ini dinyatakan lebih kedap air, sehingga rumah akan lebih tahan terhadap cuaca hujan yang lembab.

  • Tidak perlu diplester

Bentuk bata ringan sangat halus karena dikerjakan oleh mesin pabrik yang memiliki standard produk. Karenanya, tampilan bata ringan yang sudah terpasang dengan sendirinya terlihat halus.Nyaris tidak dibutuhkan plasteran untuk bata ringan ini. Namun sebaiknya plasteran tetap dilakukan untuk melindungi material dinding dari rembesan air hujan dan cuaca buruk.

  • Pemasangan cepat

Karena bentuknya presisi dan pemasangan menggunakan mortar atau perekat instan, maka proses pengerjaan pasangan bata ringan ini lebih cepat. Ukurannya pun lebih besar, yaitu berdimensi 60 cm x 20 cm. Tebalnya bervariasi, mulai 7,5 cm sampai 15 cm.

  • Pemasangan lebih bersih

Berbeda dengan pengerjaan pasangan batu bata biasa yang membutuhkan campuran mortar dari pasir dan semen, hebel block hanya membutuhkan semen instan yang dicampur sedikit air. Hasilnya, pemasangan lebih bersih dan praktis, terhindar dari noda pasir yang berceceran.

Kekurangan Bata Ringan

  • Harga lebih mahal

Dengan segala kualitas dan keunggulannya, bata ringan dipatok dengan harga yang lebih mahal daripada bata merah konvensiona. Pembelian pun harus dalam jumlah yang banyak. Ini tentu saja meningkatkan biaya konstruksi yang harus dikeluarkan, apalagi kalau dibutuhkan hanya untuk renovasi sedikit bagian.

  • Membutuhkan tukang berpengalaman

Pemasangan bata ringan berbeda dari pengerjaan pasangan bata biasa. Roskam yang dipakai pun berbeda, yakni roskam bergigi. Karenanya, dibutuhkan tukang yang lebih ahli dan telah berpengalaman dalam memasang bata hebel. Sebaiknya Anda teliti lebih dahulu apakah pemborong yang dipakai sudah berpengalaman dalam memasang bata hebel ini.

  • Hanya dijual di toko/distributor besar

Sayangnya, sampai saat ini hebel block hanya bisa dijumpai di department store bahan bangunan atau toko distributor besar saja. Kontraktor atau pemborong yang biasa memesan batu bata di penjual biasa harus beralih ke toko besar.

  • Membutuhkan perekat khusus yang lebih mahal

Untuk memasang hebel block dibutuhkan perekat yang berbeda, yaitu mortar atau semen instan khusus. Harganya tentu saja lebih mahal bila dibandingkan dengan mortar biasa campuran semen dan pasir.

  • Proses pengeringan lebih lama

Kalau bata ringan ini sampai terlalu basah akibat hujan, maka proses pengeringannya butuh waktu yang lebih lama.

Kalau Anda ragu mau pakai material apa yang paling pas untuk rumah dan sesuai budget, konsultasikan masalah ini dengan para ahli dari Rooang.com. Segera bergabung sekarang dan temukan arsitek atau desainer sesuai keinginan Anda.

Sumber : https://media.rooang.com/2016/01/bata-ringan-kelebihan-dan-kekurangannya-yang-wajib-diketahui/

 

 

 

Admin Ducotile No Comments

Mengenali Tips Cat Dinding dan Aplikasinya

Mengganti warna cat dinding rumah identik dengan tampilan rumah yang baru. Dengan mengganti warna cat dinding, suasana rumah dapat terasa lebih hidup karena rumah tampil lebih segar. Tembok yang sudah kusam akan digantikan dengan cat yang baru sehingga rumah tampak lebih nyaman untuk ditinggali dan menawan untuk dipandang.  Anda pun akan semakin betah untuk berlama-lama di dalam rumah ketika Anda baru saja mengganti warna cat dinding rumah Anda.

Memilih warna cat hanyalah bagian awal dari menemukan warna ideal untuk rumah Anda. Langkah berikutnya adalah Anda harus tahu tipe cat apa yang akan Anda gunakan.  Cat rumah memiliki tipe yang berbeda-beda sesuai dengan jenis dan efek tampilannya.

Secara umum, tipe cat dibagai ke dalam empat kategori: tipe matte, tipe eggshell, tipe semi-gloss, dan tipe gloss. Masing-masing tipe cat memilki efek visual yang berbeda-beda, sesuai dengan kadar refleksi cahaya dari cat ketika diaplikasikan pada permukaan dinding. Selain soal tampilan visual, masing-masing tipe cat memiliki tingkat  perawatan yang berbeda-beda pula. Sehingga dalam memilih tipe cat, kita harus memikirkan kondisi ruangan, kebutuhan daya tahan dan pemeliharaan, serta selera terhadap tampilan visual dari cat.

Tipe Matte atau Flat

Tipe cat ini lebih banyak dikenal sebagai cat matte. Cat ini memiliki tingkat kilau yang paling rendah. Cat ini cocok untuk menyembunyikan plasteran dinding yang tidak rapih seperti tonjolan-tonjolan atau retakan-retakan kecil karena ia tidak memantulkan banyak cahaya. Cat ini juga cocok untuk diaplikasikan pada dinding yang bertekstur karena warnanya akan semakin halus pada permukaan yang kasar.

Hal yang perlu diperhatikan adalah tipe cat in susah untuk dibersihkan, sehingga pemakaiannya tidak direkomendasikan pada area-area servis seperti dapur atau kamar mandi. Tipe cat matte cocok untuk dipakai pada area-area seperti plafon (yang biasanya tidak rapih), memberi aksen pada dinding, atau diaplikasikan pada ruangan-ruangan yang memiliki aktivitas sedikit yang tidak perlu sering dibersihkan.

Tipe Eggshell atau Satin

Tipe cat yang sering dikenal dengan cat satin ini memiliki warna yang berpendar lembut. Cat ini bisa membuat ruangan terlihat cerah namun tidak menyala sehingga interior ruangan terasa lembut dan hangat. Dibandingkan tipe matte, cat ini lebih mudah dibersihkan dengan lap basah dan lebih tahan noda di dinding. Tipe cat ini merupakan pilihan aman bagi Anda yang tidak ingin salah memilih tipe cat.

Tipe cat ini cocok untuk dipakai pada kamar mandi, dapur, serta kamar anak yang memiliki banyak aktivitas. Tipe cat ini cocok untuk diaplikasikan untuk ruang-ruang utama di dalam rumah seperti ruang keluarga, ruang makan, dan kamar tidur.

Tipe Semi-Gloss

Tipe cat ini lebih tangguh daripada tipe eggshell sehingga warna akan tahan lebih lama. Tipe cat semi-gloss memantulkan banyak cahaya, sehingga tekstur maupun tonjolan-tonjolan pada dinding akan lebih jelas terlihat. Apabila plasteran dinding tidak rapih, pemakaian cat semi-gloss dapat memperjelas tampilan tersebut. Kelebihan cat ini adalah ia paling tahan air sehingga cocok untuk kamar anak maupun kamar mandi. Cat ini sangat mudah dibersihkan hanya dengan menggunakan kain basah.

Pemakaian cat ini beragam, mulai dari ruangan hinggal perabot. Cat ini bisa diaplikasikan pada kamar mandi, dapur, kloset, gudang, dan ruang cuci yang memiliki tingkat aktivitas yang tinggi dan perlu sering dibersihkan.

Tipe cat ini juga bagus diaplikasikan pada pintu, perabot, dan pinggiran pintu atau jendela.

Tipe Gloss

Tipe cat gloss merupakan tipe cat yang memantulkan paling banyak cahaya. Penggunaan cat ini sangat cocok untuk pinggiran pintu dan jendela. Warna yang dihasilkan oleh tipe cat ini memiliki tampilan yang kuat dan berkilau. Cat ini bisa saja diaplikasikan pada dinding apabila Anda ingin memiliki tampilan rumah yang glamor!

Sumber : https://bildeco.com/blog/4-tipe-cat-dinding-dan-aplikasinya/

Admin Ducotile No Comments

Jenis Cat Waterproofing dan Aplikasinya

 

 

Pelapis anti bocor (Waterproofing) merupakan bahan pelapis yang elastis yang digunakan pada suatu permukaan agar tahan air dan tidak bocor atau merembes. Waterproofing sangat cocok digunakan untuk rembesan pada dak beton, kebocoran pada papan fiber semen, seng galvanis, karpet talang serta keretakan pada nok, genteng dan dinding.

 

Agar pengaplikasiannya lebih tepat dan sesuai dengan permukaan yang akan dilapis, maka perlu diketahui jenis-jenis waterproofing yang ada di pasaran saat ini, berdasarkan bahan dasar pembuatannya:

  1. Waterproofing berbasis bitumen (aspal) bisa langsung diaplikasikan (ready for use), tapi tidak cocok untuk ruang luar karena tidak UV resistance (tidak tahan terhadap sinar matahari). Bila terkena sinar matahari, pelapis akan cocking (seperti meleleh). Warnanya tidak mungkin bersifat dekoratif karena pigmen apapun akan kalah oleh warna hitam aspal. Saat ini waterproofing berbasis bitumen makin jarang dipakai.
  2. Waterproofing berbasis cementitious (semen) cocok untuk area yang selalu terendam air seperti kolam renang dan kamar mandi, tapi tidak ready for use (aplikasi tidak praktis), tidak bisa dibuat berwarna, harus dicampur dan diaduk dulu baru diaplikasikan. Adukan harus dipakai habis karena akan mengeras.
  3. Waterproofing berbasis elastomeric, (polimer) cocok untuk ruang luar karena lebih elastis (elongesitas tinggi), ready for use, UV resistance, bisa aneka warna, tapi kurang kuat untuk bagian bangunan yang terkena air terus menerus.

 

 

Berikut ini cara aplikasi waterproofing

Merapikan permukaan dinding yang akan dicat

Sebalum dilapisi cat waterproof, dinding harus dibersihkan dari kotoran.  Cara menggunakan waterproof yang pertama adalah memastikan bahwa permukaan dinding atau atap yang Anda akan gunakan tidak rapuh dan dalam keadaan yang bersih. Setelah membersihkan permukaan dari debu, minyak, karat, jamur, cat yang sudah lapuk dan kotoran lainnya, maka Anda perlu mengunggu permukaan tersebut hingga benar-benar kering.

Untuk permukaan dengan lapisan yang berpori atau tidak rata, Anda dapat menggunakan melpiais terlebih dahulu dengan semen instan. Hal ini ditujukan agar upaya melapisi dinding atau atap dari kebocoran tidak rentan lagi dari kebocoran di kemudian hari.

Menkondisikan retakan dan sambungan

Untuk sambungan yang membutuhkan daya tahan ekstra, akan lebih baik jika pemakaian waterproof perlu diperkuat dengan supermesh atau polyester mesh di atas lapisan pertama aquaproof yang masih basah. Setelah lapisan tersebut kering, Anda bisa memberikan lapisan yang kedua. Untuk tempat-tempat yang sekiranya membutuhkan perlindungan eksra, Anda dapat membubuhkan lapisan waterproof hingga ketiga kalinya.

Lapiskan waterproof pada permukaan beton atau dinding yang mengalami retak rambut dengan menggunakan roskam agar celah benar-benar terisi sempurna. Untuk mengisi celah lebar gunakan waterproof dan campuran pasir halus (maksimum 30 mesh) dengan perbandingan 1:1 (volume). Sebelum cat kering, lapisi cat basah tersebut dengan polyester mesh / supermesh. Tunggu sampai kering untuk menambahkan lapisan ke-2 dan ke-3 cat Aquaproof.

Bila ternyata permukaan sudah rapuh atau berlubang, Anda harus menambalnya dengan super cement sebagai lapisan primer. Pastikan lubang yang rapuh tersebut sudah tertutup dengan baik. Selain mempermudah proses pelapisan dan pengecatan, dinding juga akan terlihat rapi dan tidak berlubang.

Cara Mengecat Menggunakan kuas atau rol cat

Jika Anda menggunakan roll atau kuas, sapukan aquaproof dengan merata hingga Anda memperoleh daya sebar sebanyak 1 kg/m2 dengan menggunakan 2x pelapisan sera pastikan bahwa seluruh permukaan, terutama permukaan yang kasar dan  tidak rata telah dilapisi dengan baikdan sempurna.

Sapukan secara merata pada bagian yang ingin dilapisi. Lapisan pertama bisa dicat dengan satu arah baik itu secara horizontal ataupun vertikal. Pastikan semua bidang sudah dilapisi dengan rata. Biarkan kering untuk menambah lapisan ke-2. Harus pastikan seluruh permukaan dicat merata dan sempurna. Sapukan Aquaproof secara merata hingga diperoleh daya sebar akhir 1 kg/m2 dengan 2x pelapisan dan pastikan seluruh permukaan terutama yang kasar dan tidak rata telah terlapisi secara sempurna.

Menggunakan Airless Spray (cat dispray­ ke dinding)

Cat waterproof memang agak kental, tetapi kita tetap bisa menggunakan alat airless spray. Semprotkan secara merata kepada dinding. Pastikan setiap bagian tertutupi secara rata dan biarkan kering agar bisa menambah lapisan ke-2 untuk memastikan agar dinding atau atap rumah Anda dapat terlindungi dengan baik.

Namun sebelum menyemprotkannya menggunakan airless spray, pastikan permukaan tidak rapuh dan bersih dari debu, karat, minyak, jamur, cat yang sudah lapuk dan kotoran lainnya. Setelah dibersihkan, permukaan perlu dikeringkan. Setelah lapisan waterproof sudah jadi dan kering, Anda bisa langsung menimpalinya dengan cat rumah dengan warna yang kita telah tentukan.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai cara menggunakan waterproof sebagai bahan pelapis dinding dan atap rumah minimalis Anda. Waterproof memang memiliki manfaat yang baik untuk melapisi rumah, namun tentu saja untuk mendapatkan hasil yang maksimal, proses pengaplikasiannya pun harus dilakukan dengan benar. Semoga ulasan di atas dapat menambah referensi bagi Anda tentang cara menggunakan cat pelapis yang benar untuk rumah minimalis Anda.

 

 

Sumber : https://sci-pusat.blogspot.com/2017/09/jenis-cat-waterproofing-yang-harus-kamu.html

 

https://www.diminimalis.com/cara-menggunakan-waterproof/

Admin Ducotile No Comments

Warna Cat yang Tepat Bisa Buat Kamu Lebih Happy, Percaya?

Dalam mendesain rumah, pertimbangan fungsi ,preferensi model serta warna cat ruangan sepenuhnya adalah wewenang pemilik rumah. Terkadang hal ini menimbulkan kebingungan saat harus menentukan konsep setiap ruangan yang ada.

Kamu perlu tahu, setiap ruangan dalam rumah memiliki fungsinya masing-masing. Hal ini mempengaruhi warna apa yang sebaiknya digunakan untuk mengecat ruangan tersebut. Warna cat ruang tamu sebagai tempat menyambut tamu tentu berbeda dengan warna cat untuk kamar mandi. Begitu pula warna cat ruang tamu untuk ruang kerja dengan warna cat untuk kamar tidur.

Ada sebuah teori mengenai pengaruh warna terhadap psikologis atau kejiwaan seseorang yang melihatnya. Teori ini disebut dengan psikologi warna. Setiap warna akan memberikan kesan dan makna yang berbeda, dampak psikologisnya juga berbeda. Mari kita bahas satu per satu bagaimana warna cat yang kamu pilih untuk ruangan di rumahmu. Yuk, dibaca!

1. Warna Cat Ruang Tamu

Ruangan pertama yang akan kita bahas adalah ruang tamu. Sebagai tempat untuk menyambut tamu, ruangan ini merupakan ruangan pertama yang akan dinilai oleh orang lain ketika berkunjung ke rumah kita. Untuk memberikan suasana ramah dan menyambut, warna cat ruang tamu sebaiknya dipoles dengan warna-warna hangat seperti kuning, oranye, merah, coklat, dan gradasi-gradasinya.

Hati-hati dengan warna merah! Jangan berlebihan menggunakan warna merah sebab jika terlalu tinggi intensitasnya akan melelahkan mata. Apalagi untuk warna cat ruang tamu, merah bisa jadi sangat riskan. Kamu juga bisa memilih tone warna merah tua seperti maroon dan burgundy. Selain warna hangat, penggunaan warna cat ruang tamu yang sejuk seperti hijau dan biru masih dapat digunakan di sini. Warna cat ruang tamu lembut dapat menentramkan pikiran dan menyejukkan mata.

Jangan lupa pilih lampu dengan warna yang yang tepat dan sesuai dengan warna cat ruang tamu kamu. Kalau kamu merasa warna cat ruang tamu tidak ada yang cocok atau kamu tidak menyukai bau cat, kamu bisa mengganti warna cat ruang tamu kamu dengan wallpaper dinding dekoratif.

 2. Warna Cat Ruang Keluarga

Selain warna cat ruang tamu, hal yang sama juga berlaku untuk ruang keluarga. Pilihan warna cerah untuk ruang keluarga, layaknya warna cat ruang tamu, akan memberikan kesan hangat, akrab, dan intim saat berkumpul dengan keluarga. Penggunaan warna putih yang berlebihan akan memberikan kesan dingin, kaku, dan berjarak. Selain itu warna abu-abu akan memberikan kesan membosankan.

Takarlah penggunaan kedua warna ini agar jangan berlebihan. Gunakan warna putih dan abu-abu dalam bentuk ornamen atau motif cat dinding saja. Di Indonesia, orang sering menyamakan warna cat ruang tamu dan ruang keluarga.

3. Warna Cat Ruang Makan dan Dapur

Untuk cat ruang makan dan dapur, kamu dapat memilih warna merah dan oranye. Berbeda dengan warna cat ruang tamu, kamu bisa memilih warna yang sedikit berani. Kedua warna ini dapat membantu merangsang nafsu makan, sehingga cocok diaplikasikan pada ruang makan dan dapur. Kamu juga dapat menggunakan paduan warna-warna tersebut dengan warna putih agar ruangan terlihat ringkas dan rapi.

4. Warna Cat Ruang Kerja dan Belajar

Warna yang cocok digunakan untuk ruang kerja dan ruang belajar adalah warna-warna yang dapat meningkatkan mood dan semangat menyelesaikan tugas-tugas. Padankan warna oranye dan biru untuk menghasilkan kejutan kombinasi warna komplementer di ruanganmu.

Selain itu, warna kuning dan oranye juga mampu membantu meningkatkan konsentrasi, kreativitas, dan daya ingat sehingga cocok dipoleskan di ruang kerja atau ruang belajar. Namun, jangan digunakan berlebihan karena justru akan membuatmu susah berkonsentrasi. Kombinasikan dengan warna-warna yang dapat menyejukkan dan menenangkan.

5. Warna Cat Kamar Mandi

Kamar mandi paling cocok menggunakan warna hijau, biru, serta warna-warna turunannya seperti toska, teal, dan sebagainya. Warna-warna turunan hijau dan biru memberikan nuansa sejuk dan tenang. Selain itu, warna-warna seperti itu akan menambah kesegaran ruangan yang akan memengaruhi perasaan setelah mandi.

Warna-warna ini juga biasa disandingkan dengan warna putih untuk memberikan kesan bersih, luas, ringan, dan modern. Jika kamar mandi rumah kamu bergaya tradisional atau kembali ke alam, warna hijau ini akan semakin cocok. Tinggal kombinasikan dengan aksen warna abu-abu bebatuan atau warna coklat kayu. Dasar pemilihan warna ini kurang lebih sama dengan pemilihan warna cat ruang tamu

 

6. Warna Cat Kamar Tidur

Kamar tidur merupakan ruangan yang paling personal, sehingga tidak ada aturan tertentu untuk pemilihan warna yang tepat. Setiap orang memiliki preferensi warna masing-masing dan dapat digunakan untuk mengecat kamar tidur agar lebih terasa personal. Berbeda dengan warna cat ruang tamu yang harus diperhatikan, kamu bisa memilih cat kamar sesukamu.

Ada beberapa warna yang dapat kamu gunakan untuk mendapatkan nuansa tertentu. Untuk menunjang kualitas istirahatmu, sebaiknya cat kamar dengan warna hijau, biru dan warna-warna turunannya. Warna-warna tersebut memiliki efek menenangkan dan menyejukkan mata. Kamu juga dapat menggunakan warna ungu dan coklat yang hangat. Warna ungu dan coklat mampu memberikan tampilan mewah, anggun, dan elegan pada kamar tidur. Selain itu, warna ungu juga diyakini dapat melambungkan imajinasi dan fantasi.

Jika kamu ingin mendesain kamar tidur untuk anak dan remaja, kamu dapat menggunakan warna-warna cerah dan berani. Warna-warna cerah yang dipilih tidak harus selalu merah dan kuning, warna biru cerah atau hijau cerah juga dapat menjadi pilihan. Warna-warna pink, magenta, fuchsia, dan violet yang lembut dan manis dapat digunakan untuk kamar anak dan remaja perempuan. Sementara untuk kamar anak laki-laki, padukan warna merah, biru, oranye, dan coklat yang maskulin. Namun jangan salah sangka, warna kesukaan anak-anak terkadang tidak berkaitan sama sekali dengan jenis kelaminnya. Jadi, pendapat pemilik kamar adalah hal paling penting dalam mendesain sebuah kamar tidur.

 

Tentukan Warna yang Tepat untuk Tiap Ruangan

Ketika kamu mulai merasa bosan dengan tampilan lama rumahmu, mengganti warna dinding dengan semburat warna baru adalah salah satu cara untuk membuat rumah terlihat lebih segar dan terawat. Kamu dapat mengubah seluruh warna ruangan, namun bisa juga memilih satu per satu ruangan untuk dirombak. Menentukan warna yang akan dipoleskan ke setiap dinding ruangan bukanlah perkara yang mudah.

Biasanya seseorang akan mencari jalan keluar yang aman dengan pilihan warna netral. Warna-warna seperti putih dan krem memang aman atau dapat dibilang cocok dengan segala ruangan, namun sebenarnya kamu tidak perlu terjebak dalam warna yang itu-itu saja. Kamu dapat memilih dari sekian banyak pilihan warna yang tersedia. Pilihlah warna yang sesuai dengan kepribadianmu. Jangan hanya terpaku pada satu atau dua warna, kamu dapat mencoba padu padan berbagai warna cat rumah untuk mendapatkan nuansa yang berbeda.

 

Dalam memilih warna, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan kondisi dan tipe rumah. Contohnya, kamu dapat memilih warna-warna netral seperti putih untuk dikombinasikan dengan warna-warna seperti merah, kuning atau hitam. Dengan banyaknya jenis warna cat dinding yang dapat dipilih, sesuaikan warna cat dengan konsep masing-masing ruangan di rumah yang kamu miliki.

Sumber :https://www.dekoruma.com/artikel/19435/warna-cat-bisa-mempengaruhi-mood

Admin Ducotile No Comments

Tanaman Merambat, Solusi Praktis Rumah Cantik

Tanaman merambat adalah salah satu jenis vegetasi yang bisa jadi pilihan untuk menyempurnakan desain taman pada hunianmu. Ada banyak pilihan spesies dan jenis tanaman merambat, baik tanaman merambat pada dinding ataupun atap pergola yang bisa kamu pilih sesuai dengan kebutuhan desain taman yang diinginkan.

Berikut adalah beberapa jenis tanaman merambat yang bisa hiasi taman rumah sepanjang tahun yang bisa jadi referensi sempurnakan desain tamanmu!

Tanaman Merambat Morning Glory

Alternatif pilihan tanaman merambat dengan bunga yang indah selanjutnya adalah Morning Glory yang sudah cukup populer bagi penggemar tanaman hias. Memiliki banyak spesies dan varian warna bunga yang cantik, tanaman merambat ini bisa jadi pilihan untuk mempercantik taman vertikal di hunianmu ataupun sebagai penyejuk kanopi yang memberikan kesan lebih segar dan indah sekaligus

Tanaman Dollar

Tanaman merambat satu ini memiliki nama ilmiah Ficus pumila namun lebih dikenal dengan nama tanaman dollar. Tanaman merambat ini memiliki akar yang mencengkeram kuat pada bidan rambatnya dan sering jadi pilihan tanaman untuk dinding ataupun tembok pagar rumah. Media rambat terbaik untuk tanaman dollar adalah media vertikal dengan tekstur yang kasar.

Tanaman Dollar merupakan varian tanaman hias daun dengan warna hijau yang cerah. Selain itu, tanaman merambat ini memberikan kesan sejuk dan menyegarkan serta tumbuh subur sepanjang tahun dengan perawatan yang cukup mudah. Selalu pangkas ketika pertumbuhan tanaman ini mulai berlebihan.

Tanaman Merambat  Vernonia elliptica atau Tanaman Janda Merana

Beberda dengan tanaman merambat sebelumnya, Vernonia elliptica—dikenal dengan nama tanaman janda merana atau tanaman Lee Kwan Yew adalah jenis tanaman merambat (curtain creeper) yang tumbuh menjuntai kebawah.

Tanaman ini cocok untuk bangunan tropis dengan menanamnya pada balkon sebagai dekorasi atau kanopi atas dan membiarkannya tumbuh menjuntai kebawah dengan indah dan memberikan kesejukan pada hunian.

Melati Irian

Tanaman merambat selanjutnya adalah melati Irian yang juga cocok untuk menghiasi kanopi pergola karena sifatnya pola tumuhnya yang merambat dan menjuntai. Berbeda dengan tanaman rambat sebelumnya yang merupakan tanaman hias daun, tanaman satu ini dihiasi dengan bunga cerah berwarna merah mencolok.

Tanaman merambat satu ini bisa jadi pilihan tanaman hias untuk membuat kanopi di taman menjadi lebih sejuk dan cantik sekaligus.

Tanaman Sirih

Meskipun terkenal sebagai salah satu jenis tanaman obat, tanaman sirih juga bisa jadi altenatif tanaman merambat yang bisa menyejukkan taman. Tanaman yang mudah dirawat ini bisa merambat baik di dinding vertikal ataupun atap rumah dan kanopi,

Berwarna kehijauan, tanaman sirih juga memiliki jenis yang memiliki daun berwarna kemerahan yang dikenal dengan nama tanaman sirih merah untuk jadi pilihan tanaman merambat di tamanmu yang lebih berwarna.

Bunga Alamanda

Tanaman bunga indah yang bisa jadi pilihan tanaman merambat untuk taman cantik selanjutnya adalah bunga Alamnda. Dengan bentuk seperti terompet dan memiliki banyak variasi warna, tanaman merambat bernama ilmiah Allamanda cathartica ini cocok sebagai tanaman pagar hijau dengan media tanam yang kuat.

Berbunga sepanjang tahun, salah satu cara merawat tanaman khusus untuk tanaman ini adalah dengan memangkasnya dan memastikan tidak ada daun gugur yang tersangkut dan membusuk didalam rimbunnya tanaman merambat satu ini

 

Tanaman Merambat Golden Moneywort

Tanaman merambat Golden Moneywort adalah pilihan tanaman merambat tak berbunga lainnya yang memiliki warna hijau muda yang cerah dan menyejukkan. Tanaman ini bersifat menjuntai dan cocok untuk ditanam di kanopi. Tanaman merambat ini juga bisa dijadikan sebagai tanaman gantung yang cantik untuk melengkapi elemen vegatasi pada hunianmu.

Itulah berbagai pilihan tanaman merambat yang bisa kamu pilih untuk melengkapi desain taman pada rumah. Pilihlah jenis tanaman rambat sesuai dengan media di mana tanaman hias ini akan kamu tanam. Perhatikan juga komposisi keseluruhan taman. Jenis tanaman merambat mana yang jadi favoritmu?

Sumber : https://www.dekoruma.com/artikel/68579/jenis-tanaman-merambat